Menurutnya, Optimalisasi penerimaan PBB-KB secara efektif dan efisien akan memberikan kontribusi besar dalam membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu akurasi data dan rekonsiliasi yang tepat waktu menjadi kunci utama dalam memastikan hak-hak daerah terpenuhi dan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnay.
Dirinya mengapresiasi kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan PT. Pertamina Patra niaga MOR VIII.






