“Saya menyadari sepenuhnya keberhasilan Samsat Provinsi Maluku Utara tidak dapat diraih hanya Badan Pendapatan Daerah semata. Sinergi dan kolaborasi yang solid antara Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara dan PT Jasa Raharja merupakan pilar utama dalam mewujudkan pelayanan yang prima dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Samsuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Tim Pembina Samsat Provinsi Maluku Utara atas dedikasi, kerja keras, dan sinergi yang telah terjalin selama ini sehingga peningkatan jumlah wajib pajak yang patuh, inovasi pelayanan yang telah diimplementasikan,
“Namun kita tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian yang telah ada.Tantangan ke depan akan semakin kompleks, seiring dengan dinamika perkembangan ekonomi dan sosial di Provinsi Maluku Utara. Karena itu, kita perlu terus berinovasi, mencari solusi kreatif, dan memperkuat koordinasi antar instansi untuk menghadapi berbagai kendala yang mungkin timbul,” ujarnya.
Dirinya juga meminta beberapa hal yang perlu menjadi fokus perhatian bersama dalam rakor tersebut, antara lain:
- Evaluasi Kinerja Triwulan I: Menganalisis secara mendalam capaian penerimaan PKB dan BBNKB, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan jika diperlukan.
- Strategi Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak: Membahas upaya-upaya efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, termasuk sosialisasi, pene-gakan hukum, dan pemberian insentif yang tepat sasaran.
- Optimalisasi Pelayanan Samsat: Mengidentifikasi potensi peningkatan kualitas pelayanan Samsat, baik dari segi kecepatan, kemudahan, maupun kenyamanan bagi wajib pajak. Pemanfaatan teknologi informasi juga perlu menjadi perhatian utama dalam upaya modernisasi pelayanan.
- Koordinasi dan Sinergi Antar Instansi: Memperkuat komunikasi dan kerjasama antara Badan Pendapatan Daerah, Kepolisian Daerah, dan Jasa Raharja dalam se-tiap aspek operasional Samsat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.
Samsuddin berharap, melalui rapat ini dapat menghasilkan elaborasi rumusan-rumusan yang konstruktif dan implementatif, sehingga kinerja Samsat Provinsi Maluku Utara dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi yang optimal bagi pembangunan daerah.







