Tujuh korban yang selamat yakni M. Syahran Laturua (Kasiops Basarnas Ternate), Bripka Irwan Idris (Dit Polairud Polda Malut), Bripda Putra Nusantara Rustam (Dit Polairud Polda Malut), Hamja Djirun (Rescuer SAR), Darmanto Rauf (Rescuer SAR), Ryan Azur Sakti Ali (Rescuer SAR), dan Maretang (Rescuer SAR).
Sementara 1 korban yang belum ditemukan atas nama Sahril Helmi, wartawan kontributor Metro TV.
Kapolsek Oba Ipda Muis Laode saat dikonfirmasi pilarmalut.com, Senin (3/2/2025) membenarkan terjadi ledakan speedboat milik Basarnas Ternate.
Menurutnya, korban ledakan speed berjumlah 11 orang terdapat 3 orang meninggal dunia dan tujuh orang selamat.






