“Sekitar 3 jam terjadi, kita amati hasil perhitungan dengan pengamatan bagaimana terjadi perbedaan. Apakah memang perhitungan dengan pengamatan agak sama,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Andri Wijaya Bidang kepada wartawan disela sela pemantauan gerhana matahari.
Ia menjelaskan, terjadi gerhana matahari hibrida ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris. Gerhana matahari hibrida terdiri atas dua tipe gerhana, gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total.






