Namun, pernyataan Otman Sabri berbeda dengan Kepala BPPW Malut Firman Aksara. Menurut Firman, perencanaan proyek SPAM IKK pulau Limbo Taliabu sudah sesuai. Tetapi, kerusakannya disebabkan kondisi alam.
“Proyek itu sudah sesuai perencanaan, waktu itu tim sudah melakukan perbaikan ternyata bermasalah lagi karena faktor alam yakni, arus dasar laut terlalu kencang,” kata Firman.
Sekedar diketahui, proyek SPAM-IKK Beringin-Pulau Limbo tahun 2019 dikerjakan dua perusahan diantaranya, PT. Kusumo Wardana Group dan PT. Darma Prima Mandala.







