“Setetes darah yang kita donorkan bisa sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa terlibat langsung dalam upaya kemanusiaan,” ungkapnya.
Koordinator Panitia Donor Darah NHM, dr. Anggi Yantomi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan BK3N, tetapi juga merupakan respons terhadap tantangan ketersediaan darah yang masih dihadapi di berbagai daerah.
“Donor darah sangat penting karena kebutuhan terus ada setiap hari, sementara stok darah memiliki masa simpan terbatas. Melalui kegiatan ini, kami berupaya membantu menjaga ketersediaan darah, khususnya di Maluku Utara,” jelasnya.






