Menurutnya, hal ini juga diperkuat dengan visi Gubernur Maluku Utara 2025-2030 yaitu menjaga keberagaman dan pemerataan pembangunan bersama Maluku Utara bangkit, maju, sejahtera dan berkeadilan.
Selain itu, Dinas P3A juga memiliki beberapa program kerja yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan dan melindungi anak-anak dari eksploitasi
“Kami sangat mengapresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif dalam menjalankan program-progam kegiatan yang telah dijalankan. Kami juga memiliki program-program yang telah dilaksanakan dari beberapa tahun kemarin,” ujarnya.
Program yang telah dilaksanakan itu, lanjut dia, kemudian meningkatkan indeks pembangunan gender (IPG) di Maluku Utara tahun 2023 sebesar 90,59, lebih tinggi 0,56 dibandingkan tahun 2022 sebesar 90,3. Begitu juga dengan indeks pemberdayaan gender (IDG) Maluku Utara mencapai angka 79,05 pada tahun 2023, meningkat 0,05 persen dibandingkan tahun 2022 sebesar 78,99 dan berada pada nomor 3 tertinggi di Indonesia melebihi angka rata-rata Nasional.
“Ini menunjukkan kaum perempuan sudah sangat mengambil peran yang aktif pada bidang politik, pengambilan keputusan dan bidang ekonomi,” jelasnya.






