“Kami paslon Jasri-Muhlis tidak bisa memberikan apapun, melainkan hanya kita saling batagor. Pemimpin itu harus dekat dengan masyarakat dan benar benar merakyat,” terangnya.
Muhlis menegaskan, momentum pemilukada ini merupakan pesta demokrasi untuk menentukan hak politik pada 5 tahun kedepan.
“Untuk itu pesta demokrasi ini bebas bagi siapa saja yang berhak menentukan pilihannya untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan 5 kedepan,” tutupnya. (Rd).






