Memuncaknya kemarahan orang tua siswa serta pemuda Tobololo hingga terlibat aksi unjuk rasa, lantaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, secara diam-diam melakukan serah terima pergantian Kepsek yang digekar di SMA Negeri 5 Kota Ternate, tanpa melibatkan guru SMA Negeri 6 Kota Ternate.
Usai serah terima jabatan, pihak Dinas Pedidikan langsung mengutus Kabid GTK Ruslan, KCD Yasin, Kasi SMA Ramli dan Kasi SMK Rustam untuk mengantar Sandara Bata ke SMA Negeri 6 Kota Ternate, namun dihadang para orang tua siswa dan pemuda Tobololo.
“SMA Negeri 6 ini tidak terima orang buangan disini, pokoknya kami tidak terima orang buangan, kami masyarakat dan pemuda tidak terima,” teriak salah satu orang tua siswa dalam aksi unjuk rasa.
Mendapat hadangan dari orang tua siswa dan pemuda Tobololo, utusan Dinas Pendidikan yang mengantar Sandra Bata, langsung balik.






