NHM Perkuat Agenda ESG melalui Konservasi Mangrove dan Penguatan Ekonomi Komunitas Pesisir

PT, NHM Bersama Pemda Halut gear penanaman mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial Desa Kao.

KEE Mangrove Desa Kao memiliki nilai ekologis yang tinggi karena mampu menyimpan karbon sekitar 4 hingga 10 kali lebih banyak per hektar dibandingkan hutan tropis. Kawasan ini juga berfungsi sebagai habitat penting dan lokasi pembiakan alami bagi berbagai spesies ikan, udang, burung, serta biota laut lainnya, sehingga berkontribusi terhadap ketahanan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya pesisir.

Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, turut mengapresiasi sinergi antara NHM dan Pemda Halmahera Utara dalam mendukung pengelolaan kawasan tersebut. Ia berharap kebutuhan bibit mangrove dari berbagai pihak, baik NHM, pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, maupun pemangku kepentingan lainnya, dapat melibatkan komunitas Green Kaidati sehingga tercipta sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Dengan adanya permintaan bibit mangrove secara berkelanjutan, anggota komunitas dapat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, NHM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat di Halmahera Utara sebagai bagian dari implementasi prinsip ESG yang berkelanjutan dan berstandar global. (Rd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *