“Suasana kegiatan berlangsung meriah dan edukatif. Materi disampaikan dengan metode yang menyenangkan melalui cerita, gambar, video, hingga simulasi praktik. Para siswa diajak memahami arti bencana, jenis-jenis bencana, serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat seperti gempa bumi,” jelasnya.
Selanjutnya Menurut Irwan, siswa juga mendapat materi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang mencakup pengertian, manfaat, dan indikator penting dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Kegiatan semakin interaktif dengan simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi di lingkungan sekolah, serta penanaman bibit pohon Pucuk Merah dan Palm sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan bersih dan hijau.
Kepala SD Negeri Waringin Lelewi, Yance Balak, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program edukasi serupa bisa terus berlanjut.






