Ragam  

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

PT. Harita Nickel uji sampel air.

Air limpasan dari kawasan tambang diolah melalui instalasi pengolahan air limbah menggunakan teknologi koagulan dan flokulan untuk mengurangi partikel tersuspensi sebelum dilepas ke lingkungan. Lumpur hasil pengolahan juga dimanfaatkan kembali sebagai media tanam untuk reklamasi.

Bagi sejumlah peneliti lingkungan, tata kelola air menjadi salah satu indikator penting dalam melihat bagaimana aktivitas pertambangan dijalankan di wilayah tropis dengan bentang alam sensitif seperti Obi. Dalam kerangka planetary boundaries yang diperkenalkan ilmuwan sistem bumi Will Steffen dan tim Stockholm Resilience Centre, kualitas air dan stabilitas ekosistem perairan menjadi bagian penting dari upaya menjaga aktivitas manusia tetap berada dalam batas aman lingkungan.

Dickson menilai area sekitar kolam sedimentasi masih dapat diperkuat melalui pendekatan vegetatif. Menurutnya, penanaman pohon berakar kuat di sekitar kolam penting untuk membantu memperkuat struktur tanah sekaligus berfungsi sebagai filter alami.

Selain membangun kolam sedimentasi, pengelola kawasan juga menerapkan zona penyangga di sekitar badan air dan teknologi aerasi untuk menjaga kadar oksigen dan sirkulasi air. Pendekatan berbasis vegetasi dan sistem alami seperti ini semakin banyak digunakan dalam praktik pengelolaan lingkungan modern sebagai bagian dari nature-based solutions.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *