Melalui Program Sentani, Harita Wujudkan Ketahanan Pangan Obi

Harita Nickel bersama masyarakat pulau Obi melakukan panen raya padi.

“Mayoritas hasil panen diserap oleh Harita Nickel dan sebagian lagi oleh masyarakat,” ujar Latif.

Saat in lanjut Latif, karena keterbatasan stok di Pulau Obi, pihak perusahaan banyak menyerap bahan pangan dari luar daerah. Lamanya waktu tempuh tak jarang membuat kualitas bahan pangan terutama buah dan sayur dapat menurun. Kondisi tersebut membuka peluang bagi kelompok tani di Pulau Obi untuk menawarkan produk yang lebih baik.

“Mereka juga berpeluang untuk memenuhi tingginya permintaan beras dari pihak perusahaan,” paparnya.

Latif mengungkapkan, sejak Program Sentani diresmikan akhir Maret 2022 lalu, poktan binaan Harita Nickel telah melakukan panen perdana buah semangka sebanyak 1,1 ton pada awal Juni dan menghasilkan gabah kering panen (GKP) perdana sebanyak 4,8 ton per hektare. Hasil panen ditampung BUMDes setempat, kemudian dijual kepada para konsumen terutama Harita Nickel.

Melihat animo poktan dan hasil panen yang baik, Harita Nickel berencana menambah luas area tanam demi produktivitas yang lebih optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *