Kebun Hortikultura Jadi Ruang Kemandirian Perempuan di Pulau Obi

Kebun Holtikultrura hasil tanaman perempuan di Pulau Obi.

Pendampingan melalui program Sekolah Ladang mulai dilakukan beberapa tahun terakhir untuk membantu kelompok perempuan desa mempelajari teknik budidaya hortikultura secara lebih teratur, mulai dari penyemaian bibit, pengelolaan lahan, hingga pengendalian hama.

Community Development Supervisor Harita Nickel, Albertus Darukumara, mengatakan sebagian besar anggota kelompok merupakan ibu rumah tangga yang ingin membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Karena banyak laki-laki bekerja di perusahaan atau melaut, ibu-ibu ingin ikut membantu ekonomi keluarga melalui pertanian,” ujarnya.

Menurut Albertus, pendekatan yang dilakukan di lapangan tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga membantu kelompok perempuan desa membangun pola pertanian yang dapat dikelola secara berkelanjutan.

Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara sekaligus Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Maluku Utara, Syaiful Bahry, menilai keterlibatan perempuan dalam aktivitas produktif di tingkat desa memiliki dampak sosial yang cukup penting bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *