Selain dari itu kata Sherly, juga dilakukan kerja sama dengan pihak BIM University untuk melakukan uji coba pilot project di halbar terkait empat hektare bibit unggul yang diharapkan targetnya bisa produksi 10 ton gabah kering panen per hektare. Karena saat ini petani di Maluku Utara produksi gabah kering panen hanya kisaran 2 sampai 4 ton per hektare.
“Kita mencoba beberapa alternatif untuk bibit yang lebih unggul sehingga produktifitasnya meningkat,” katanya.
Sherly juga menyampaikan, beasiswa yang diberikan kepada 70 anak Maluku Utara untuk tahun 2025 khsusnya yang sudah lulus SMA.






