Gubernur juga menegaskan, pimpinan OPD dalam pengunaan anggaran harus sesuai dan efektif, karena sesuai dengan inpers nomor 1 adanya pemberlakukan efesiensi anggaran.
“Efesiensi ini bukan pemotongan anggaran, tetapi relokasi anggaran yang dikembalikan dalam bentuk makan gizi gratis. Kita juga akan mendapat manfaatnya seperti pemeriksaan kesehatan gratis, peningkatan fasilitasi kesehatan dan pendidikan, ” tuturnya.
Gubernur perempuan pertama di Malut ini menambahkan, pimpinan OPD tidak harus menyetor uang kepadanya untuk pertahanankan jabatan, melainkan jabatan akan dipertahankan dinilai dari kinerja seluruh pimpinan OPD. (dv).






