“perjuangan untuk menjadikan Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Mandiri telah digaungkan sejak tahun 2015 silam, ketika Presiden Republik Indonesia melakukan Kunjungan Kerja sekaligus secara simbolis menetapkan Sofifi sebagai salah satu daerah yang akan di mekarkan bersama sejumlah daerah lainnya di Indonesia” kata AGK
Pada Februari 2015 sambung Gubernur, Moratorium tersebut dicabut menyusul Undang-undang nomor 9 tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah sehingga sampai saat ini konsep Ibu Kota Sofifi sebagai Kota Mandiri belum sempat terwujud. Untuk itu momentum kongres ini dapat menjadi ruang untuk menegaskan lagi komitmen Pemerintah mewujudkan sofifi sebagai kawasan khusus kedepan.
Gubernur menambahkan, pembukaan Kongres ke 16 KNPI yang diperkirakan mencapai lebih dari 1000 orang tersebut dapat memetik nilai-nilai perjuangan pemuda yang dilahirkan di ruangan ini.






