Melalui pendekatan yang interaktif, siswa dibekali keterampilan sederhana namun penting seperti cara mencuci tangan yang benar, pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, serta memilih makanan yang lebih sehat. Praktik-praktik ini diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang terus dibawa hingga ke rumah, sehingga manfaatnya meluas ke komunitas sekitar.
Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, M. Irwan Malaka, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga ikut memperkuat fondasi ketangguhan masyarakat.
“Secara lebih luas, kegiatan ini diarahkan pada terwujudnya masyarakat yang tanggap bencana sekaligus berperilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.







