Bergerak Turun Lapangan, Plt Kepala BPJN Malut Temukan Tujuh Titik Longsor

Plt Kepala BPJN Malut H. Abdul Hamid Payapo bersama sejumlah pejabat teknis pantau lokasi longsor.

Dari hasil pantauan, BPJN Malut menemukan tujuh titik longsor yang membutuhkan penanganan. Dua titik di antaranya telah diprioritaskan untuk ditangani secara permanen pada tahun 2026. Sementara lima titik lainnya akan mendapatkan penanganan sementara sambil menunggu usulan pekerjaan permanen pada tahun anggaran 2027.

“Kami telah mengidentifikasi tujuh titik longsor di ruas Payahe-Weda. Dua titik akan segera ditangani secara permanen tahun ini, sedangkan lima titik lainnya akan dilakukan penanganan sementara sambil menunggu proses pengusulan penanganan permanen pada tahun 2027,” ujar Haji Mito sapaan akrab Abdul Hamid Payapo.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJN Maluku Utara untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi jalur tersebut. Selain menjadi akses utama bagi warga, ruas Payahe-Weda juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan industri yang terus berkembang di Maluku Utara.

Ia menegaskan, keberadaan jalan nasional yang mantap dan aman merupakan faktor penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjamin kelancaran mobilitas barang dan jasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *