“Dari puluhan Operasi SAR yang ditangani Tim Basarnas Ternate berhasil menyelamatkan 573 orang, meninggal dunia sebanyak 36 orang dan dinyatakan hilang sebanyak 8 orang,” katanya.
Ia mengaku, sekitar 95 persen kejadian di Maluku Utara terjadi di Laut, untuk kejadian kecelakaan penerbangan di Maluku Utara tercatat 1 kali kejadian yaitu jatuhnya Helikopter di Halmahera Tengah. Sedangkan bencana alam sebanyak 2 kejadian yakni Banjir Bandang di Kelurahan Rua Ternate dan Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat.
“Dalam menjalankan tugas kemanusiaan ada saja kendala yang dihadapi, dari laporan yang masuk atau diterima ke Basarnas setelah beberapa hari kejadian, sehingga kecil kemungkinan korban dinyatakan selamat,” ujarnya.






