Kisah serupa juga datang dari Naura, 7 tahun asal Kecamatan Kao, yang mengalami penyakit jantung bocor.
Ia menjadi pasien kedua dari Maluku Utara yang mendapatkan bantuan pengobatan jantung ke Jakarta tahun 2025 ini dan sudah kembali ke kampung halamannya dengan kondisi yang jauh lebih sehat.
“Kabar keberhasilan pengobatan Aurelya dan Naura kemudian membawa pasien-pasien lain menghubungi tim NHM Peduli. Setelah dilakukan pengecekan rekam medis dan asesmen kebutuhan, mereka berkesempatan mendapatkan perawatan yang layak. Kemungkinan juga masih ada 2 pasien lagi yang saat ini sedang melakukan asesmen di Tobelo, jika kondisi mereka sudah siap, akan lanjut pengobatan di Jakarta juga,” tambah dr. Syamsul.
Melalui langkah nyata ini, Haji Robert dan NHM kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Utara, tidak hanya melalui kegiatan Pertambangan yang bertanggung jawab, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi harapan. (Rd).







