“Berdasarkan data yang terkonfirmasi, telah diserahkan sekitar 60 unit armada tangkap kepada para nelayan. Ini sesuai data yang telah terdaftar saat kunjungan kerja Ibu Gubernur ke Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan,” ujarnya.
Namun kata Fuauzi, belum semua nelayan penerima bantuan dapat dihubungi karena keterbatasan jangkauan komunikasi serta sebagian besar nelayan sedang melaut. Proses distribusi selanjutnya ditargetkan bertepatan dengan puncak perayaan HUT Provinsi Maluku Utara pada 12 Oktober mendatang.
Ia menjelaskan, pengadaan kapal nelayan ini didanai melalui APBD Malut dengan pagu anggaran sebesar Rp11 miliar untuk kapal berkapasitas 1,5 GT dan Rp8 miliar untuk kapal 3 GT.
“Kapalnya sudah tersedia, namun untuk distribusi mesin masih menunggu kapal pengangkut yang diperkirakan tiba di Ternate pada tanggal 8 Oktober. Kami menargetkan seluruh bantuan bisa terdistribusi secara tuntas pada akhir November atau awal Desember 2025,” lanjutnya.







