“Setelah mengalami musibah kebakaran, banyak orang yang bertanya kapan gereja ini akan dibangun kembali, tapi puji Tuhan lewat tangan orang yang berhati mulia dan tulus dari seorang tokoh yang namanya Haji Robert dengan kerelaannya mau membangun kembali gereja ini. Beliau sudah banyak membantu warga Halut bahkan dari masa Covid-19. Saya menilai beliau layak disebut sebagai tokoh kemanusiaan di daerah ini,” kata Bupati.
Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, yang hadir mewakili Gubernur, juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi NHM dan Haji Robert dalam pembangunan gereja tersebut. “Pastinya kami sangat apresiasi kepada Pak Haji Robert yang telah bantu membangun gedung Gereja Pusat Imanuel Gamsungi GMIH, semoga inikan menjadi pusat keagamaan, sosial dan pembinaan umat kristen di Maluku Utara,” sebut Sekprov Malut.
Hal senada disampaikan Ketua Umum Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, yang menilai kontribusi Haji Robert sebagai bentuk kepedulian yang tulus dan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan gereja ini menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian lintas elemen masyarakat bagi kehidupan sosial dan spiritual umat.
“Terima kasih kepada Pak Rara Dodo Lawolo yang telah hadir bersama-sama dengan kami saat ini. Sosok Haji Robert adalah sosok yang memberikan kontribusi yang luar biasa, beliau adalah orang yang dalam berbuat kebaikan tidak ingin tampil di depan tapi selalu berkontribusi secara konsisten untuk aksi-aksi sosial untuk masyarakat Maluku Utara,” ucap Ketum.







